Transmisi otomatis telah menjadi fitur umum dalam mobil modern, dan oli transmisi matic berperan penting dalam menjaga kinerja transmisi yang lancar. Oli transmisi matic berbeda dengan oli transmisi manual, karena matic memiliki sistem yang lebih kompleks dan memerlukan perawatan yang lebih cermat.
Oli Transmisi Matic
Oli transmisi matic adalah oli yang digunakan sebagai pelumas pada komponen transmisi otomatis. Tanpa oli ini, maka komponen transmisi berpotensi cepat rusak
Apasih manfaatnya mengganti Oli Transmisi?
1. Meminimalisir masalah pada mesin
Oli yang terkontaminasi kotoran tidak akan memberikan tenaga dan pelumasan pada transmisi kendaraan. Nah, saat menguras oli transmisi, kotoran yang ada pada wadah oli akan bersih kembali sehingga mampu meminimalisir masalah pada mesin.
2. Bahan bakar lebih ekonomis
Menguras dan mengganti oli secara rutin dapat membuat mesin bekerja lebih mulus sehingga membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat. Terutama untuk kendaraan yang melakukan perjalanan jarak jauh.
3. Mesin bekerja lebih optimal
Menguras oli transmisi dapat membuat cairan transmisi lebih baru sehingga mesin terlumasi dengan baik, bekerja lebih optimal dan efisien.
4. Menghemat pengeluaran
Menguras dan mengganti oli transmisi secara berkala akan secara otomatis mencegah terjadinya masalah pada mobil. Alhasil, Sahabat jadi tidak membutuhkan biaya besar untuk melakukan perbaikan. Bukan cuma itu, usia pakai mobil juga jadi lebih panjang.
5. Transmisi terasa lebih mulus
Oli transmisi lama akan menyumbat persneling, yang mengakibatkan masalah perpindahan gigi. Ketika oli transmisi dikuras, kotoran pada oli lama akan ikut terhempas, sehingga jika oli pada mobil bersih, perpindahan gigi menjadi lebih mulus dan nyaman.
Kapan Ganti Oli Transmisi Matic?
Mengutip dari berbagai sumber, penggantian oli transmisi matic seharusnya dilakukan setiap jarak 15.000 km. Kemudian, jika sudah mencapai jarak 50.000 km maka oli harus dikuras.
Jadi, setiap berapa lama sekali Anda harus mengganti oli? Jawabannya adalah sesuai dengan pemakaian mobil. Apabila penggunaan mobil Anda tergolong sedang atau bahkan rendah, Anda kemungkinan hanya perlu mengganti oli transmisi sekali setiap dua hingga tiga tahun. Tetapi, bila Anda sering menggunakan mobil Anda untuk menempuh perjalanan panjang, Anda mungkin perlu mengganti oli transmisi setiap tahun.
Tanda Oli Mobil Matic Harus Segera Diganti?
1. Muncul suara pada sistem transmisi
Tanda pertama oli mobil matic kamu harus segera diganti adalah ketika muncul suara aneh pada sistem transmisi mobil matic. Suara ini biasanya muncul saat kamu memindahkan gigi.
2. Warna oli gelap
Sebelum berkendara, ada baiknya kamu juga rutin mengecek oli matic kamu. Jika warnanya berubah menjadi lebih gelap berarti ini menandakan oli kamu harus segera diganti, ya.
3. Kesulitan menanjak
Jika mobil kamu sulit untuk menanjak, bisa jadi hal ini karena oli mobil matic kamu sudah saatnya diganti. Kesulitan yang dirasakan bisa berupa mobil yang terasa berat saat berkendara di tanjakan.
Akibat Telat Ganti Oli Transmisi Matik!
Gejala yang umumnya biasa terjadi pada transmisi matik yang mulai mengalami kerusakan, biasanya mulai timbul kopling selip. Hal ini berpotensi menyebabkan tidak seimbangnya putara mesin dengan laju mobil.
Mesin mobil akan mengeluarkan suara yang keras, namun tidak diimbangi dengan laju mobil. Gejala lainnya kamu akan menemui hentakan gigi persneling pada waktu dipindahkan.
Oli transmisi matic memiliki peran yang penting dalam menjaga kinerja transmisi otomatis Anda. Dengan merawat oli secara teratur dan menggunakan oli yang tepat, Anda dapat memastikan transmisi beroperasi dengan baik dan memperpanjang umur transmisi Anda. Jangan lupakan perawatan oli saat melakukan perawatan kendaraan Anda, dan jika Anda mengalami masalah dengan transmisi, segera periksakan ke bengkel yang terpercaya untuk penanganan lebih lanjut.
TENTANG KAMI :
No wa : 0811 1206 027
Email : kscmotorbengkelmobil@gmail.com
Instagram : kscmotorpdg
Website : kscmotor.id
Youtube : kscmotor
Tiktok : KSC Motor Pandeglang
